Kiat bagi Orang Tua: Cara Menjawab Pertanyaan Anak tentang Seksualitas (Bagian 2)

Kiat bagi Orang Tua: Cara Menjawab Pertanyaan Anak tentang Seksualitas (Bagian 2)  –  Parents, berikutnya pertanyaan selanjutnya mengenai bahasan yang sama. Ada seorang ibu bertanya, “Bagaimana ya menjawab pertanyaan anak umur 9 tahun: Mama, diperkosa itu diapain sih, Ma?”

Kiat bagi Orang Tua: Cara Menjawab Pertanyaan Anak tentang Seksualitas

Pertanyaan berikutnya yang kadang ditanyakan oleh anak, seperti di bawah ini.

Pertanyaan 3: DIPERKOSA ITU DIAPAIN? SODOMI ITU APA?

Seorang Ibu bertanya: Bagaimana ya menjawab pertanyaan anak umur 9 tahun, “Mama, diperkosa itu diapain sih, Ma?”

JAWABAN:

Orang tua bisa menjawab  pertanyaan di atas seperti ini, “Diperkosa itu seseorang tubuhnya disakiti, Nak! Jika anak bertanya lagi, “Dipukul maksudnya, Ma? Atau diapain? Apabila anak bertanya seperti ini, jelaskan dengan sederhana, seperti, “Tubuhnya dipaksa-paksa dipegang sama orang lain. Kamu tak akan nyaman kan jika tubuh kamu dipaksa untuk dipegang? Bagian-bagian tubuh kamu tak boleh dipegang.

Anak: “Kalau sodomi itu apa, Ma?”

Ibu: “Sama seperti tadi, tubuhnya disakiti. Hanya saja disakitinya dengan memasukkan benda-benda asing ke dalam lubang tempat buang kotoran seseorang. Dan itu tindakan yang sangat menyakiti.”

Pertanyaan 4: DEDEK BAYI KELUAR LEWAT MANA?

                                            Darimana Bayi Berasal?                                                                                  (gambar: tanyadok.com)

JAWABAN:

Perut ibu seperti tabung atau botol. Jika ada kelereng di dalam botol dan kita ingin mengeluarkannya maka kita harus mengeluarkannya melalui lubang. Nah, dulu dedek bayi ada di dalam perut. Jika sudah cukup umur, adik bayi akan keluar dari perut mama melalui lubang tempat pipis mama.

Anak: “Ih, Ma … kan jorok! Jadi penuh pipis, dong!”

Ibu/Ayah: “Tidak, Nak … karena waktu adik bayi keluar, pipisnya tidak dikeluarkan.”

Anak: “Tapi kata temanku, dia keluar dari perut mamanya yang dibelah!”

Ibu/Ayah: “Selain lewat tempat pipis mama, adik bayi juga bisa keluar lewat perut namanya dioperasi. Orang menyebut di-caesar!”

Pertanyaan 5: KENAPA DADA MAMA BESAR?

JAWABAN:

Ibu: “Karena Mama ditugaskan Allah memberi makan adik bayi dengan ASI.”

Anak: “Kok papa enggak?”

Ibu: “Allah memberikan tugas berbeda untuk ayah dan ibu. Ayah bertugas melindungi ibu … membantu ibu.

Pertanyaan 6: KENAPA PAPA PIPISNYA BERDIRI, MAMA JONGKOK?

JAWABAN:

Itu karena alat pipis mama berbeda dengan papa. Papa kemaluannya ada di luar tubuh. Mama di dalam tubuh. Cara pipisnya bisa menyesuaikan bentuk tubuh. Coba mama tanya, kenapa laki-laki tidak pakai rok? atau pakai kerudung? Hayooo (lalu biarkan dia berpikir dan bereksplorasi dengan jawaban-jawabannya).

Pertanyaan 7: KENAPA KOK MAMA BILANG ‘LAGI NGGAK SHOLAT’?

JAWABAN:

Ibu: “Karena mama lagi haid, Nak.”

Anak: “Haid itu apa, Ma?”

Ibu: “Haid itu nama keluarnya darah kotor dari tempat pipis mama. Jika kamu anak perempuan dan telah berusia baligh, maka kamu akan haid. Itu tandanya kamu dipersiapkan untuk menyimpan adik bayi setelah kamu menikah nanti.

Catatan: Jangan pernah berbohong pada anak dan mengatakan “Mama sholat kok di dalam kamar, kamu aja yang tidak tahu! Jawaban ini adalah kebohongan. Dan hey, kata siapa berbohong pada anak itu boleh dan tidak dosa!

Ibu: “Allah sayang sama mama karena saat haid itu kadang kita sedikit kesakitan dan kotor. Karena haid itu kotor, sedangkan orang sholat harus bersih. Tapi Mama masih bisa melakukan ibadah yang lain: berdoa, berbuat baik, berdzikir, dan lain-lain.”

Pertanyaan 8: MIMPI BASAH ITU APA, SIH?

“Abah, anak saya perempuan umur 8 tahun tanya, kalau mimpi basah itu apa?”

                                                            Pendidikan Seks Usia Dini                                                                                                                              (gambar: idntimes.com)

JAWABAN:

Itu adalah mimpi yang menjadi salah satu tanda seseorang sudah masuk usia baligh. Ketika usia baligh, kita sudah bertanggung jawab terhadap perbuatan-perbuatan kita. Kita memiliki catatan perbuatan sendiri yang dicatat oleh malaikat. Biasanya mimpi basah dialami oleh anak laki-laki. Jika tanda baligh perempuan ditandai dengan haid, anak laki-laki dengan mimpi basah.

“Kenapa disebut basah, Ma? (Jika anak meneruskan pertanyaannya)

“Karena setelah mimpi seperti ini, akan keluar cairan dari tempat pipis. Ini juga adalah tanda seorang anak laki-laki tubuhnya dipersiapkan untuk kelak menjadi ayah. (Biasanya sampai seperti ini anak tidak akan meneruskan lagi dan orang tua tak usah panjang lebar ke mana-mana, menjelaskan cairannya seperti apa bentuknya, dan lain-lain.)

Tapi jika anak bertanya lagi, tidak apa: “Cairannya kayak pipis Ma?”

“Ya seperti pipis keluarnya, tapi bukan pipis. Jika perempuan keluar darah maka laki-laki keluar cairan ini sebagai tanda baligh, namanya sperma.”

Jika anak masih meneruskan lagi, tidak apa: “Sperma itu apa, Ma?”

“Seperti mama punya ovum, maka papa punya sperma. Ini disimpan dalam tubuh papa yang dikasih Allah untuk manusia, agar manusia dapat mendapatkan keturunan.”

Itulah sebagian besar pertanyaan yang kadang ditanyakan oleh anak-anak, seputar seksualitas. Pesan bagi orang tua, jangan takut menjawab berbagai pertanyaan dari anak mengenai hal tadi. Jawablah dengan sederhana, sesuai pemikiran mereka.

Semoga orang tua bisa mengambil manfaat dari artikel berjudul Kiat bagi Orang Tua: Cara Menjawab Pertanyaan Anak tentang Seksualitas (Bagian 2) ini. Selamat berjuang menebarkan ilmu kepada anak-anak kita. Terima kasih telah membaca artikel parenting berjudul “Kiat bagi Orang Tua: Cara Menjawab Pertanyaan Anak tentang Seksualitas (Bagian 2)“. Semoga bermanfaat dan silakan di share 🙂

Ingin lebih pede menjadi orang tua di zaman now ini? Segera dapatkan tips terbaik dari pakar parenting kekinian, klik di sini ya 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *